Selasa, 22 April 2008

Restaurant Pertama di Ubud


NOMAD restaurant adalah salah satu restaurant pertama yang muncul di Ubud. Jam buka dari 09.00 – 11.00 malam, restaurant yang beralamat di Jalan Raya Ubud 35 Gianyar Bali ini melayani tamu lokal maupun tamu asing. Restoran ini merupakan restoran keluarga, sejak dibuka tahun 1979. Ciri khas yang ditonjolkan suasana terbuka dan tradisional dengan hygienes dan hospitality. Nomad Beef Kebab adalah menu andalan yang digemari konsumen asing mapun lokal di restoran ini. Jika ingin menikmati suasana Ubud yang eksotik, terasa lebih lengkap sambil menikmati sajian menu istimewa dari restaurant ini.

Nomad Beef Kebab
Bahan: daging sapi has dalam, tomat, paprika merah, kuning, hijau, nenas. Pembuatan: daging direndam dengan bumbu dasar merah selama 2 jam, kemudian potong dadu. Paprika, tomat dan nenas di potong dadu. Ambil tusuk sate, atur potongan daging, nenas, paprika dan nenas dalam tusuk sate. Panggang dengan bumbu merah tadi. Dihidangkan dengan saus demiglace.
Sebagai peneman Nomad Beef Kebab ini kentang gulung bakar dan tumis sayuran.
Pembuatan kentang gulung bakar: kentang direbus, haluskan kemudian campur dengan peterseli cincang, bawang putih dan bawang bombay yang disangrai. Aduk rata, gulung dengan daun pisang, bakar seperti membuat pepes.
Untuk sayuran : buncis, wortel, bunga kol, brokoli, rebus sebentar kemudian tumis dengan bumbu tomat. -ast

Sabtu, 19 April 2008

JUS KETELA SEHAT


JIKA Anda ingin menikmati minuman sehat dan segar, Anda dapat mencoba jus satu ini. Menurut Adi Kharisma, pemilik warung Selaboga, yang beralamat di Jalan Teuku Umar 238 Denpasar, ia menyediakan tiga jus yakni dari ketela ungu, kuning, dan oranye.

Menurutnya, manfaat makanan dan minuman yang ditambahkan bahan ketela ungu dan kuning yakni mengandung serat, prebiotik, betakarotin, antioksidan ( mencegah perusakan sel dan mengganti sel rusak, menyerap racun/polusi dalam tubuh, mencegah penuaan dini). Penasaran, coba saja. Kalau liburan ke Denpasar jangan lupa mampir ke warung ini. Jika mau dicoba dan dipraktikkan resepnya di rumah sangat mudah dan praktis. Selamat Mencoba.


JUS KETELA

Bahan: ketela ungu, kuning, oranye.

Pembuatan: Ketela dikupas, cuci bersih, kukus. Masukkan dalam juicer, tambahkan air kelapa muda dan sirup gula secukupnya. Siap diminum kapan saja. Segar dan sehat.

SIRUP KETELA UNGU
Bahan :
Ketela ungu, gula pasir, jeruk nipis, air secukupnya.
Cara Pembuatan :
Ketela ungu dikupas, cuci bersih, kemudian diblender untuk mengambil sari warna ungunya. Buat sirup dari air dan gula pasir bersama sari dari ketela ungu tadi. Tambahkan air jeruk nipis. Siap disajikan.


Kamis, 17 April 2008

Kiat Sehat Penderita Diabetes

DASAR pengobatan diabetes adalah kepatuhan terhadap diet, olahraga, obat-obatan antidiabetik, dan pemantauan mandiri kadar gula darah atau urin. Tujuan pengaturan makanan untuk penderita diabetes adalah untuk menurunkan kadar gula dan mengusahakan agar berat badan mencapai batas normal.

Hal yang perlu diperhatikan tentang makanan:

  1. Makanlah secara teratur, sesuai porsi dan waktu yang telah ditentukan dokter.
  2. Batasi makanan sumber tenaga, seperti nasi, lontong, kentang, sagu, mie, bihun, macaroni, dan makanan lain yang dibuat dari tepung-tepungan.
  3. Hindari gula murni dan makanan yang diolah dengan gula murni seperti gula pasir, gula jawa, gula-gula, cokelat, dodol, selai, madu, sirup, limun, susu kental manis, buah dalam kaleng, dendeng manis.
  4. Makanlah banyak sayuran dan buah-buahan.
  5. Olahraga yang baik bagi penderita diabetes adalah aerobik seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, berenang, dan golf.
  6. Olahraga ini harus dijalankan secara teratur seminggu 4-5 kali.
  7. Sebelum olahraga periksa dulu kemampuan Anda.
  8. Perhatikan denyut nadi. Denyut nadi yang harus dicapai per menit:
    30 tahun: 136-165, 35 tahun: 135-160, 40 tahun: 128-155, 45 tahun: 124-150, 50 tahun: 119-145, 55 tahun: 115-140, 60 tahun: 111-135, 65 tahun: 107-130.
  9. Perlu diperhatikan bagi yang berumur 40 tahun ke atas, jika mulai dengan olahraga sebaiknya dua minggu pertama, berjalan dulu. Setelah dua minggu baru boleh jogging atau lari.
  10. Dalam pengobatan yang perlu diperhatikan:
    1. Pakailah obat yang dinasihatkan dokter.
    2. Jika penderita lupa makan, makan hanya sendikit atau bekerja terlalu berat maka akan lemas dan berkeringat dingin, kadang-kadang pingsan, gugup atau merasa lapar. Tindakannya: segera minum air gula dan berbaring sampai keadaannya membaik kemudian kontrol ke dokter. Sebaiknya penderita selalu membawa satu atau dua butir gula-gula sebagai persiapan jika mengalami keadaan seperti itu. -ast

Kamis, 03 April 2008

Kloset Jongkok Kuatkan Otot Kaki

SELAIN mempunyai kelebihan sulit tertular kuman dan bakteri, kloset jongkok diyakini mampu membuat otot kaki menjadi kuat dan pantat seksi. Demikian diungkapkan Ahli kandungan RS Kasih Ibu Denpasar dr. I Wayan Kesumadana, Sp.OG.

Orang jongkok, kata Dokter Kesumadana, berat badannya ditopang telapak kaki. “Dengan jongkok, berat badan juga mengarah ke belakang, yakni mengarah ke tulang panggul dan otot-otot dasar panggul seperti orang yang sedang scotch jam,” ujarnya.
Direktur Utama RS Kasih Ibu Denpasar ini menerangkan secara tidak langsung karena jongkok ada tekanan waktu mengeluarkan kotoran yang berkontraksi dengan otot yang memotong kotoran atau spinter yang ada hubungan dengan otot dasar panggul.
Jika otot dilatih, katanya, ketahanan dan kontraksi otot itu akan lebih kuat, sel-selnya bertambah banyak dan besar. Jadi dengan jongkok secara tidak langsung menahan beban berat.

Ini menurutnya, dapat melatih kekuatan kaki. Selain melatih otot kaki, dengan kloset jongkok dapat juga melatih otot dasar panggul membuat pantat perempuan menjadi seksi.
Menurutnya posisi jongkok saat membuang kotoran adalah posisi yang bagus karena membantu kotoran lebih mudah keluar karena otot-otot dinding perut kontraksinya lebih bagus. “Proses ngedennya lebih gampang dibantu keadaan retraksi otot perut itu sendiri. Sehingga kotoran cepat keluar,” ujarnya.

Sementara dengan kloset duduk, kontraksi otot perut lebih lama. Namun dari segi kenyamanan kloset duduk memnag dapat menajdi pilihan.
Namun, kloset jongkok kurang nyaman bagi ibu hamil, orang tua, orang yang menderita rematik, dan orang gemuk.
Pada ibu hamil, sudah terbeban karena kehamilannya. Hormon kehamilan membuat otot ibu hamil mengalami relaksasi termasuk pembuluh darah. Terjadi tekanan aliran darah balik dari kaki.
“Ibu hamil tidak tahan jongkok terlalu lama, berdiri saja terlalu lama kadang tidak kuat karena harus menahan beban yang berat. Dai merasakan ada hal yang menjepit. Dia harus menangung beban yang lebih banyak ke arah bawah,” ujar Dokter Kesumadana.

Hal ini mengakibatkan kelelahan di dearah kaki. Proses kehamilan juga membuat relaksasi otot di seluruh tubuh seperti pelebaran pembuluh darah di daerah kaki ( varices) dan pembengkakan pemuluh darah vena di arah pengeluaran kotoran (hemoroid/wasir).
Disamping itu bisa terjadi singkup atau pingsan secara tiba-tiba karena terhalangnya aliran darah balik. Kadang ibu hamil kurang menjaga kebutuhan gizinya dengan kebutuhan kalori yang masuk sehingga sering terjadi kram pada kaki. Karena kesulitan-kesulitan tersebut, menurutnya, ibu hamil sulit jongkok.

Namun, kloset jongkok sangat membantu ibu hamil mempercepat pengeluaran kotoran. Untuk itu, agar feces menjadi encer dan mudah dikeluarkan, ibu hamil sangat dianjurkan untuk makan makanan kaya serat dan kadar air seperti sayur-sayuran dan buah. Rajin minum air putih dan mengolah makanan jangan terlalu sering di goreng, tapi dikukus atau di kuah. Dengan begitu, kata Dokter Kesumadana, ibu hamil tidak ada masalah dengan kloset jongkok.

Ia mengingatkan cebok pun harus diperhatikan. Untuk perempuan jika selesai buang air kecil, cebok dari saluran kencing ke depan atau ke atas. Jika berak /BAB lakukan dari depan ke belakang.
Teknik ini katanya, menghindari kuman masuk ke dalam saluran kencing.
“Pada kloset duduk, jika ada kuman akan menempel pada pinggiran kloset. Usahakan sebelum menggunakan kloset duduk pada toilet umum, pinggiran kloset harus bersih. Jika keadaan terpaksa, usahakan pantat tidak menyentuh dudukan kloset. Hal ini untuk menghindari kuman, jika ada yang menempel,” katanya. –ast