Selasa, 24 Mei 2011

Cuci Otak

Selama ini media massa banyak menayangkan berita tentang cuci otak. Ada yang mau melakukan bom bunuh diri, atau menjadi pengikut setia karena sudah dicuci otak sebelumnya. Apakah otak memang bisa dicuci ?
“Cuci otak jangan diartikan secara harfiah dicuci yang sebenarnya. Cuci otak yang dimaksud, menghilangkan atau mengganti memori yang sudah ada dengan memori baru. Prinsip dasarnya sama dengan hipnoterapi,” ujar Psikiater dr. Made Nyandra, Sp. KJ., M.Repro.

Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, cuci otak merupakan sebuah upaya rekayasa pembentukan ulang tata berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu menjadi sebuah tata nilai baru. Praktik ini biasanya merupakan hasil dari tindakan indoktrinasi, dalam psikopolitik diperkenalkan dengan bantuan penggunaan obat-obatan dan sebagainya.

Menurut Dokter Nyandra, sama halnya dengan hipnoterapi, semua orang bisa dilakukan cuci otak. Otak sering diibaratkan komputer. Padahal, kata dia, otak lebih canggih daripada itu. Otak sangat kompleks dan mampu melakukan apapun. Ketika berada dalam keadaan hipnotikstim, orang akan fokus dan mudah menerima perintah atau inisiasi apapun, apakah itu ajaran, doktrin, motivasi atau yang lainnya.
Hipnoterapi pada dasarnya digunakan untuk hal yang positif membangkitkan semangat, membangun keberanian dan kekuatan, dan salah satu terapi pengobatan. Namun, kata dia, hipnotis malah sering dimanfaatkan untuk hal negatif mencapai tujuan.

Dokter Ahli Jiwa RS. Wangaya ini mengatakan, anggapan keliru kalau orang yang bisa dihipnotis hanya orang yang lemah. “Semua orang bisa dihipnotis, asalkan kita mau. Jadi intinya ada persetujuan di sana. Ketika persetujuan tidak terjadi, proses tersebut tidak berjalan,” paparnya.
Pengurus Yayasan Pendidikan Dyana Pura ini mengatakan, hipnotis sering disalahgunakan untuk menipu orang di jalanan. Ketika target bersedia berbicara dan melayani obrolan, itu suatu tanda otak mengirimkan sinyal persetujuan. Ketika target pergi dan tidak mengindahkan, proses hipnotis tidak berjalan.

Dalam ilmu psikiater, kata Dokter Nyandra, hipnoterapi digunakan untuk menghilangkan atau memperbaiki memori yang ada, seperti perasaan kesakitan atau ketakutan. “Memori yang membuat sakit ini, dibongkar dan diisi dengan memori baru, sehingga penyakitnya disembuhkan. Melepaskan semua emosi negatif yang melekat pada peristiwa tersebut, seperti marah, benci, dendam, sakit hati sehingga nanti setelah selesai proses terapi, ketika mengingat orang atau peristiwa tertentu perasaannya akan biasa saja/netral,” ujarnya.
Hipnoterapi merupakan sebuah rangkaian proses. Keberhasilan suatu proses hipnoterapi memerlukan kerja sama antara hipnoterapis dan pasiennya. “Tanpa kerja sama, tingkat keberhasilan suatu proses hipnotis sangat kecil. Hipnoterapis akan bertanya kepada pasien terlebih dahulu. Ketika pasien sudah setuju, baru kemudian dilakukan inisiasi yakni otak diberikan perintah,” ujarnya. Hipnoterapi dilakukan oleh seorang hipnoterapis yang memberi sugesti-sugesti ke dalam pikiran bawah sadar pasien. Sugesti yang diberikan bersifat positif, dengan kalimat-kalimat yang singkat, dan masuk akal dan diharapkan dapat merubah hal negatif pasien menjadi positif. Hal ini dilakukan berulang-ulang, baik lewat audio ataupun visual.

Ia mengatakan, hipnoterapi selain digunakan untuk mengobati trauma, cemas, depresi, stress, ketergantungan obat, kini mulai dipakai untuk mengobati pasien kanker. Bahkan, sebelum tindakan operasi, pasien juga mulai diberikan hipnoterapi untuk meminimalkan rasa nyeri pascaoperasi. Hipnoterapi juga baik untuk pendidikan anak untuk membantu pengembangan mental mereka.
Menurut Dokter Nyandra, ketika kita mengikuti seminar motivasi, prinsipnya sama dengan hipnoterapi. Para motivator sebelum memerintahkan melakukan sesuatu, mereka membakar semangat peserta sehingga konsentrasi dan fokus. Setelah dirasakan peserta sudah fokus, jangan heran peserta mampu melakukan hal di luar dugaan seperti berjalan di atas api atau memecahkan kayu.

Auto Sugesti
Hipnotis kepada diri sendiri biasa disebut auto sugesti yakni memberi sugesti pada diri sendiri dalam waktu tertentu. Salah satu contoh kasus, seseorang yang selalu merasa gagal dalam hidupnya, dia dapat melakukan auto sugesti kepada dirinya sendiri. Dengan melakukan pengucapan kata-kata yang singkat untuk memberikan memori yang baru dan menghilangkan memori yang lama yang dilakukan berulang-ulang. Hal ini, kata dia, secara pelan-pelan memori lama akan terhapus.
Ia berpandangan, kasus “cuci otak” yang merebak selama ini memang perlu penanganan serius. Untuk mengembalikan memori otak yang sudah “dicuci”, kembali dilakukan hipnoterapi agar memori sebelumnya kembali dan harus dilakukan berulang-ulang.
Proses pengembalian memori ini tergantung dari berapa lama ia terkena doktrin yang diterima. “Kalau prosesnya sangat lama dan berulang-ulang, apalagi sampai bertahun-tahun, perlu waktu dan pengulangan yang terus menerus,” paparnya.
Ia menyarankan, semua orang harus memiliki nilai hidup yang kuat agar terhindar dari cuci otak. Ketika nilai hidup seseorang lebih kuat dari program baru yang akan dimasukkan ke otak, cuci otak tidak berhasil. “Kunci yang perlu diingat, adanya persetujuan,” tandasnya.–ast



Jumat, 20 Mei 2011

Periksa Mata sebelum Gunakan Kontak Lensa

Berbagai gangguan penglihatan pada mata seperti rabun dekat, rabun jauh, atau silinder dapat diatasi dengan memakai kacamata. Seiring dengan kemajuan zaman, banyak yang menggunakan kontak lensa yang langsung diletakkan pada lensa mata.
Menurut dokter ahli mata RS Sanglah dr. Seri Sukmawati, Sp.M. kontak lensa memiliki tiga fungsi, selain untuk koreksi pada gangguan penglihatan, juga untuk kosmetik menambah gaya, dan terapi optic mengobati kornia mata yang kurang bagus. “Memakai kontak lensa selain lebih nyaman, dapat juga menambah gaya karena warna-warnanya yang cantik. Mata terlihat lebih indah. Memakai kacamata seperti ada yang mengganjal, sehingga kadang menganggu aktivitas. Apalagi jika digunakan di lingkungan panas atau dingin akan berembun,” ujarnya.

Bagi yang tertarik menggunakan kontak lensa, ia menyarankan, sebaiknya mata dicek terlebih dahulu ke dokter mata. Apakah mata dalam keadaan normal atau tidak memiliki kelainan seperti luka atau alergi.
Menurutnya, perawatan kontak lensa lebih repot dibandingkan kacamata tergantung dari kualitas kontak lensa tersebut. “Ada kontak lensa yang dibuka tiap hari, tiap minggu, tiap bulan. Ada juga yang hanya bisa dipakai siang hari, atau untuk siang dan malam hari. Tergantung kualitasnya,” jelasnya.
Ia menyarankan, sebelum memakai kontak lensa, konsumen harus paham betul perawatannya. “Tangan harus selalu bersih saat membuka pasang kontak lensa. Selain itu, perawatan menggunakan cairan khusus,” paparnya. Kontaminasi sering terjadi pada tempat penyimpanan kontak lensa. Seperti kurangnya menjaga higienitas saat menyimpan atau tidak mensterilkan lensa kontak dengan benar, akibatnya dapat menimbulkan infeksi pada mata. Selain perawatan yang baik, juga harus menghindari mata dari serangan debu atau polusi. Perawatan yang tidak baik, dapat berakibat iritasi ringan sampai infeksi berat, bahkan menimbulkan kebutaan, apabila tidak segera ditangani dokter.

Ia memaparkan, mata membutuhkan oksigen agar bisa bekerja dengan baik. Tak hanya menyebabkan mata kering, kekurangan oksigen juga bisa menyebabkan kornea bengkak dan penglihatan terganggu. Kekurangan oksigen pada mata rentan terjadi pada pengguna kontak lensa. Apalagi, banyak pemakai lensa kontak yang tak menaati aturan pakai. Selain itu, kata dia, rendahnya oksigen pada mata bisa memicu tumbuhnya bakteri dalam mata sehingga lebih mudah menempel pada lensa kontak yang bisa menyebabkan mata kering teriritasi. “Jika dirasakan sesuatu yang menganggu, segera periksa ke dokter. Jangan mengobati sendiri. Bisa fatal akibatnya,” tandasnya. –ast

Tokoh, Edisi 638

Kamis, 27 Januari 2011

Jamur Jadi Unggulan Desa Peguyangan

PELUANG budidaya jamur masih terbuka luas. Terbukti dari tingginya permintaan pasar, sementara pasokan belum mencukupi. Budidaya jamur tidak sulit, tidak memerlukan banyak lahan bahkan di lahan sempit dan tidak produktif juga dapat dikembangkan. Panennya juga cepat. Ini sudah dibuktikan Karang Taruna Putra Negara Desa Peguyangan Kaja, Denpasar Utara. Bahkan, kini mereka sudah mampu memasarkan ke supermarket Hardy’s.

Ketua Karang Taruna Putra Negara Ni Wayan Purnami Rusadi mengatakan, selain melakukan kegiatan sosial dan keagamaan, anggota karang taruna juga dipacu mengembangkan usaha bersama. Selain budidaya jamur, ada juga pembuatan jajan Bali, pupuk cair, produksi bebek Bali, dan susu kedelai yang dilakoni 34 anggota karang taruna dari 11 banjar di Desa Peguyangan Kaja.
Khusus budidaya jamur, kata Purnami, dikembangkan dua kelompok usaha bersama (Kube). Rumah jamur pertama ada di Banjar Ben Biu yang dikembangkan anggota karang taruna dari Banjar Ben Biu dan Deh Yeh. Rumah jamur yang kedua ada di Banjar Blungsung yang dikembangkan anggota Banjar Batur.
Purnami mengatakan, budidaya jamur mulai dikembangkan Juli 2010. Bibit awal 700 log merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar. Dari hasil panen pertama, mereka kini sudah mampu membeli bibit sendiri 1000 log. Hasil panen pertama dijual ke penduduk sekitarnya termasuk sekolah di Denpasar. Panen kedua dijual ke pengusaha makanan yang membuat kripik jamur crispy, termasuk supermarket Hardy’s.
Ia menuturkan, awal mula sampai pemasaran ke supermarket Hardy’s, karena mereka pernah mengikuti lomba wirausaha muda. Salah satu jurinya pemilik supermarket Hardys Gede Agus Hardiawan. Pemilik Hardy’s tersebut menawarkan hasil panen jamur dipasarkan di supermarket Hardy’s. Awalnya, kata Purnami, permintaan tiap tiga hari sekali, kemudian menyusul dua hari sekali, dan kini tiap hari mereka harus mengirim 8 kg. Namun, kata Purnami, mereka hanya mampu mengirim 5 kg tiap hari.

Rumah Jamur dari Bedek
Untuk budidaya jamur, tidak sulit. Hanya dengan bangunan sederhana dari bedek, dan diberi rak-rak untuk menaruh jamur, rumah jamur sudah siap digunakan. Lantai sebaiknya dari tanah agar mudah disiram.
Ketua Kube Bija Tani Asri Surya Permana memaparkan cara pembudidayaan jamur tersebut. Awalnya bibit log ditata di rak dengan posisi direbahkan. Di atasnya dapat ditumpuk kembali 2-3 tumpukan log. Jaga suhu udara dalam ruangan 25-28 derajat celcius. Karena belum memiliki pengatur suhu, ia mengaku hanya menggunakan feeling.
Ia mengatakan, bibit jamur dalam log plastik biasanya tertutup rapat. “Cabut tutupnya, kemudian beberapa hari akan muncul akar jamur. Sekitar 5 hari mulai tumbuh jamur. Tunggu sampai tiga atau empat hari berikutnya jamur mulai memenuhi log dan sudah siap dipanen,” jelas mahasiswa Stikom Bali ini. Log yang sudah dipanen, kata Surya, dibiarkan 15 hari. Setelah itu, mulai akan tumbuh akar lagi. Satu log mampu panen sampai 4 kali. Panen pertama satu log mampu menghasilkan jamur sekitar 150 gram. Kemudian mulai menurun. Ia menyarankan, setelah 4 kali panen sebaiknya bibit log diganti karena sudah tidak produktif; hasil jamurnya kecil dan jumlahnya sedikit.
Menurut Kepala Desa Peguyangan Kaja I Wayan Sutama budidaya jamur dikembangkan masyarakat di enam wilayah banjar yakni Banjar Uma Desa, Pondok, Blungsung, Ben Biu, Den Yeh, dan Banjar Dualang. Karang taruna memiliki dua kelompok usaha bersama. Dengan mengambil lokasi di tanah warga yang tidak produktif Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar memberi bantuan bangunan untuk rumah jamur berukuran 4 x 4 meter dan bibit.
Ia bangga, karena karang taruna sudah mampu mengembangkan kelompok usaha bersama (Kube) dan sangat produktif karena sudah panen dua kali. Rencana ke depan, dana Kube akan ditambah dengan meminjam ke koperasi desa Rp 25 juta.

Lahan Sempit
Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar Ir. I. Gede Ambara Putra mengatakan, budidaya jamur akan dikembangkan menjadi komoditas unggulan di Desa Peguyangan. Selama ini, kata Ambara, pertanian kurang diminati generasi muda. Karena itu, kata dia, budidaya jamur ini selain diperkenalkan kepada masyarakat, juga dilakukan pembinaan kepada karang taruna di Desa Peguyangan. Tujuannya, untuk memancing minat mereka lebih tertarik menekuni pertanian.
Ia mengatakan, budidaya jamur tidak memerlukan banyak lahan, justru dapat dikembangkan dalam lahan sempit. Pemerintah sudah memberikan bantuan dua bangunan untuk rumah jamur beserta bibitnya kepada karang taruna di Peguyangan. “Rencananya, kami akan memberikan bantuan empat bangunan lagi,” ujarnya.
Ambara mengaku lega, karena usaha pemerintah memacu semangat karang taruna untuk mencintai pertanian mulai menunjukkan hasil. Malah, dari hasil panen pertama, mereka sudah mampu membeli bibit sendiri.
Awalnya, pihak Dinas menjajaki pasar sebelum menentukan budi daya apa yang akan dijadikan unggulan masing-masing wilayah. Dengan biaya tidak mahal , mudah pemerliharaan, dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, budidaya jamur dapat menjadi pilihan untuk dijadikan ciri khas unggulan Desa Peguyangan.
Ia menyebutkan, harga 1 kg jamur Rp 20.000. Sedangkan harga bibit satu log Rp 2500, dan itu bisa dipanen sampai empat kali. Panennya juga cepat, hanya menjaga kelembaban udara agar jamur mudah berkembang biak.
Sebelumnya, pihak Dinas mencoba terlebih dahulu membudidayakan jamur ini di Balai Penyuluh Pertanian. “Setelah berhasil uji coba, kami mulai melakukan pelatihan bagi warga masyarakat termasuk anggota karang taruna. Peserta pelatihan kami seleksi, siapa yang berminat kami rangkul,” ujarnya. –ast

Koran Tokoh, Edisi 628

Senin, 17 Januari 2011

Ukuran Penis tak Pengaruhi Orgasme

Penis di samping berfungsi sebagai alat reproduksi, juga berperan penting dalam menjalankan fungsi rekreasi dalam hubungan seksual. Perbincangan menjadi hangat, ketika menyangkut ukuran ideal penis untuk kepuasan seksual bagi laki-laki dan pasangannya. Sebuah mitos tentang ukuran penis hangat diperbincangkan “Lebih besar, lebih baik.” Artinya, makin besar penis, kepuasan seksualnya makin tinggi. Padahal, memperpanjang ukuran penis, dapat mengakibatkan efek buruk, dan mengorbankan fungsi penis itu sendiri. Demikian diungkapkan dr. Oka Negara, pengamat masalah reproduksi.

Ia menyatakan, secara histologi, penis tersusun dominan oleh jaringan ikat dan serabut otot polos dan hanya sedikit serabut otot bergaris. Karena lebih banyak jaringan ikat dan hanya sedikit otot bergaris, maka sejak pubertas hingga usia 16-17 tahun, ukuran penis sudah tidak bisa lagi mengalami perubahan. Sedangkan sebelum usia tersebut, ukuran penis masih bisa berkembang karena pengaruh hormon, terutama testosteron. “Jika ketahuan penisnya kecil saat balita atau biasa disebut mikro penis dapat digunakan beberapa obat yang bersifat hormon untuk membesarkan penis,” jelas dokter yang aktif di PKBI ini. Namun, masalahnya sekarang, orang dewasa ingin membesarkan penisnya yang merupakan langkah percuma. “Ukuran penis yang dikategorikan normal masih sangat bervariasi. Salah satunya, menyebutkan ukuran panjang penis saat tidak ereksi rata-rata berkisar antara 7,6 – 10,2 cm. Sedangkan saat ereksi panjang rata-rata penis adalah 12,7 – 17,8 cm. Untuk data orang Indonesia secara resmi malah belum ada,” papar dosen FK Unud ini.
Salah seorang dokter ahli andrologi menyebutkan ukuran penis rata-rata laki-laki Indonesia, kemungkinan kisarannya adalah 7 cm saat tidak ereksi dan menjadi dua kali lipat ketika ereksi. Ia menilai, ketakutan laki-laki karena ukuran penisnya terlihat terlalu kecil dan tidak akan memuaskan pasangannya sebuah alasan tidak masuk akal. Justru sejumlah penelitian menunjukkan kebanyakan laki-laki yang berpikir penis mereka terlalu kecil sesungguhnya memiliki penis berukuran normal. Alasan lain yang sering muncul hanya untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

Ia menyayangkan, banyak upaya keliru yang dilakukan laki-laki untuk pembesaran penis. Hal ini malah menjadi sasaran empuk kalangan-kalangan yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan komersial yang tidak logis. Sayangnya, korban praktik-praktik tidak ilmiah seperti ini tidak muncul ke permukaan karena mereka tidak berani mengungkapkan kasusnya secara terbuka. Akhirnya, masyarakat menjadi tidak mengetahui akibat buruk dari praktik-praktik pembesaran penis yang tidak ilmiah seperti ini. Yang mengkhawatirkan, banjirnya informasi yang menawarkan berbagai jenis praktek memperbesar penis yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Ia menyatakan, alat-alat bantu yang ditujukan secara komersial untuk pembesaran penis dapat berbahaya bagi kesehatan seksual laki-laki yang bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada penis.
Ia menyebutkan beberapa contoh, suntikan silikon cair sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan penis secara permanen. Beberapa riset juga menyebutkan adanya dugaan silikon cair dengan kejadian kanker. Pijatan tangan yang secara tradisional sering dikombinasikan dengan pemberian makanan tertentu (misalnya ketan lemang) dan penis dimasukkan ke alat tertentu (misalnya bambu) tetap dapat mengakibatkan efek buruk seperti luka lecet, pembengkakan hingga rasa nyeri. Pompa sempat populer sebagai alat terapi disfungsi seksual, tetapi bila digunakan dalam waktu lebih lama daripada yang direkomendasikan malah dapat merusak jaringan elastis di penis. “Sesungguhnya menggunakan pompa hanya menciptakan ilusi sehingga penis terlihat menjadi lebih besar, tetapi jarang berhasil secara permanent,” tandas dr. Oka.

Pil, obat oles, obat tempel (patch), dan bahan lain (misalnya rendaman teh), tidak satupun dari produk-produk ini terbukti bekerja dan beberapa mungkin dapat berbahaya jika dosisnya sembarang, misalnya yang mengandung hormon. Peregangan dengan beban (traction) adalah metode yang sangat riskan karena dapat menyebabkan kerusakan permanen pada penis. Tidak ada bukti ilmiah teknik ini dapat menambah ukuran penis. Operasi atau pembedahan penis (phalloplasty) secara medis masih dapat direkomendasikan untuk kepentingan non-kosmetik. Menurutnya, operasi dapat dilakukan untuk merekontruksi penis yang mengalami cedera parah, misalnya akibat kecelakaan, atau misalnya penis terpotong. Sedangkan untuk kepentingan pembesaran penis dengan memotong otot dasar penis tidak dianjurkan. ”Memang penis dapat terlihat menjadi lebih panjang tetapi hasilnya tidak memuaskan dan kemungkinan malah berdampak buruk karena bila otot dasar penis tidak kuat, penis tak akan dapat ereksi dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan, secara fisik ukuran penis tidak berpengaruh bagi tercapainya orgasme dan kepuasan seksual perempuan, selama penis dalam keadaan normal sesuai perkembangan seharusnya. “Orgasme dan kepuasan seksual perempuan lebih ditentukan oleh kualitas ereksi, kemampuan mengontrol ejakulasi dan keterlibatan emosional terhadap pasangan,” paparnya.
Menurut Otis A sekitar 89% perempuan mengaku puas dengan ukuran penis. Namun faktanya, banyak laki-laki mengalami kekhawatiran akan ukuran penisnya yang dianggap kecil. Menurut Journal Urology BJU International, laki-laki yang mengalami sindrom tersebut 45%. Tak heran bila masih begitu banyak beredar tawaran di situs-situs internet untuk memperbesar dan memperpanjang ukuran penis.

Dokter Oka mengatakan, sebagian perempuan mengatakan laki-laki yang memiliki penis terlalu besar bukanlah sebuah kabar baik. Selama hubungan seksual, penis yang ukurannya lebih dari rata-rata dapat menyebabkan rasa ketidaknyamanan hingga rasa sakit. Dalam banyak kasus, ukuran penis adalah soal preverensi pribadi bagi laki-laki dan pasangannya. ”Yang lebih utama, relasi seksual dan komunikasi seksual yang baik, jadi tidak hanya ukuran fisik semata,” ujarnya.
Ia menyebutkan, ukuran kedalaman vagina 10-12 cm. Yang paling penting daerah mana yang peka rangsangan. Justru yang peka rangsangan hanya 1/3 bagian luar. ”Kalau kedalaman vaginanya 15 cm peka rangsangannya 1/3 dari itu, cuma 5 cm. Tidak usah dalam-dalam. Bagaimana laki-laki tahu dua daerah peka rangsangan pada perempuan, yang pertama bibir luar vagina namanya klitoris dan yang kedua agak ke dalam vagina disebut G.Spot. Bagaimana laki-laki menstimulasi daerah peka vagina tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Ia menilai, pengertian obat kuat seksual sangat rancu. Dalam dunia kedokteran bahan tadi disebut aprodisiak atau bantuan untuk mendukung aktivitas seksual yang sering ditujukan untuk membangkitkan dorongan seksual. Namun, banyak mitos seperti kerang, sangkur buaya, darah buaya, cula badak yang diyakini masyarakat mampu sebagai obat kuat. ”Mungkin bahan-bahan tersebut bisa membantu, asal fungsi penisnya memang normal. Mungkin sebelumnya dia capek sehingga ramuan tersebut dapat membantunya meningkatkan vitalitas. Ini lebih kepada sugesti. Kalau terjadi masalah karena hormon testosteron menurun drastis, sangat wajar dorongan seksualnya terganggu. Ini tidak bisa disembuhkan dengan ramuan tersebut. Kecuali, obat yang benar-benar diresepkan dokter yang sudah memeriksanya,” ujarnya. Pil biru dikenal banyak membantu laki-laki meningkatkan ereksi. Gunanya, membangkitkan sirkuasi darah ke penis. Agar mampu ereksi. Namun, harus dengan resep dokter.

Ia berpandangan, sangat tidak relevan memperbesar ukuran penis demi kepuasan pasangan. Banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan pemahaman seksual yang baik bersama pasangan. ”Berkomunikasi seksual yang lebih baik dengan pasangan. Termasuk berusaha berdiskusi terbuka tentang segala apa yang ada di diri dan pada pasangan, salah satunya,” ujarnya memberi tips. Selain itu, meningkatkan penampilan diri. Olahraga teratur tentu saja dapat membuat perbedaan besar. Juga kebiasaan hidup sehat, makan berimbang, menghentikan kebiasaan buruk (merokok, minum alkohol), menjaga berat badan tetap ideal. Kebugaran fisik yang lebih baik tidak hanya membuat terlihat lebih menarik, tetapi juga dapat mengembalikan performal seksual yang lebih baik. Merapikan rambut pubis atau rambut kemaluan yang tidak rapi di sekitar dasar penis dapat membuat penis tampak menarik. Bahkan pencukuran rambut pubis dapat meningkatkan sensitivitas di sekitar dasar penis. Ia menyarankan, berdiskusilah dengan dokter yang memahami kesehatan seksual.

Banyak laki-laki akhirnya merasa nyaman dengan keyakinan bahwa mereka "normal" atas rekomendasi dokter. ”Yang sangat penting dilakukan, edukasi seluruh lapisan masyarakat agar memiliki pengetahuan yang memadai, termasuk tentang seksualitasnya. Atas dasar pengetahuan yang baik ini akan terbentuk persepsi yang sehat dan dasar perilaku seksual yang sehat,” tandasnya.
Menikmati seks suatu rekreasi adalah hak manusia, tidak tergantung usia. Bagi manula, dia harus mengoptimalkan fungsi seksualnya. Caranya, pola hidup sehat, olahraga, makan teratur, tidak stres, hindari alkohol, rokok, rutin memeriksakan dirinya. ”Kalau fungsi hormonnya menurun atau metabolisme ada gangguan tentu akan menganggu fungsi seksualnya. Ini harus diterapi,” jelasnya. Sekarang ini, kata dokter Oka, gangguan fungsi ereksi bisa jadi suatu tanda gangguan dari pembuluh darah. Bisa jantung, hipertensi, atau obestitas. Solusinya terapi hormon. –ast

Koran Tokoh, Edisi 627