Jumat, 30 Mei 2008

Teh Berdasarkan Astrologi


Jika Anda ingin menikmati teh sesuai dengan zodiak atau bintang Anda, dapat mencobanya di Rumah Sehat yang beralamat di Tuban Plaza, Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai Tuban Bali.
Menurut Pemiliknya Kimberly, minum teh biasa dilakukan masyarakat China sejak dulu kala. Teh bukan hanya sebagai minuman tapi dapat juga berfungsi sebagai obat, jika diminum disesuaikan dengan astrologi.

Violet for Aries
Bersifat menenangkan, bagus untuk lever, mencegah darah tinggi, flu dan menghilangkan mata lelah. (Good for calming peace of mind, aid liver, prevent high blood pressure, and helps prevent flu).

Perppermint for Taurus
Bersifat buang panas, menghilangkan rasa haus, membantu menghilangkan sakit migrant/sakit kepala sebelah, rasa mual dan membuat tidur lebih nyenyak. (Prevent heat stroke and quench thirst, relieve migrant and vomiting feel, helps in ensuring a good sleep for the night.)

Country Tea for Gemini
Membantu menjernihkan pemikiran dan suhu badan yang panas (Helps to keep one alert and awake).

Hibiscus for Cancer
Kaya akan vitamin C,dapat memperbaiki tubuh yg kurang fit. (Rich in vitamin C, capable of improving one’s body)

Lavender for Leo
Menghilangkan lelah, mengurangi sakit kepala, sakit kerongkongan, maag kembung dan rasa khawatir.(Remove tiredness, relieve headaches, sore throat, hoarse, prevents abdominal distension and relieve depression)/
Lemon Grass for Virgo
Kaya dengan rasa lemon, dapat membantu pencernaan dan Anemia (Contains fragrance similar to lemon, has the function of aiding digestion and treat anaemia).

Silk Road for Libra
Campuran dari bunga-bunga dan rempah-rempah dapat membantu pencernaan, susah tidur, melindungi lever dan melancarkan peredaran darah ( Made up of different kinds of flowers and herbs, aid digestion, treats insomnia).

Rosemary for Scorpio
Dapat menghilangkan sakit kepala, sakit perut, lambung kembung, flu dan letih. Memperkuat daya ingatan, sangat baik untuk memulihkan kondisi tubuh sehabis sakit, juga berguna untuk kecantikan (Treats headaches, stomachache, gastric pain, abdominal distension, flu and mentally breakdown. Improves memory, fortifies against weakness and for beauty purposes).

Rome Camomile for Sagittarius
Meningkatkan nafsu makan, menurunkan darah tinggi, menenangkan rasa khawatir, juga dapat menstabilkan kulit alergi dan setelah berjemur di terik matahari. (Improves appetite, lower blood pressure, calm nervousness, soothe skin allergy, balancing skin after sun).

Marigold for Capricorn
Berguna utk panas dalam, menghilangkan rasa sakit, luka bakar, sakit datang bulan, memulihkan luka-luka, menenangkan dan juga menjaga kesehatan lever serta melancarkan peredaran darah. (Relieve heat, soothe stinging pain, scald, menstruation cramps. Helps in recovering wounds, calm peace of mind, nourish liver and aid blood circulation).

Linden for Aquarius
Mencegah flu musiman, rasa lelah dan susah tidur, dapat juga membersihkan segala kotoran/racun dari tubuh/detox sangat berguna bagi yang lagi diet.(Very effective for people with common flu, mental breakdown and insomnia. Aid in egestion of toxic substances, hence very useful for people on diet).

Rose for Pisces
Memperlancar peredaran darah, mencegah susah buang air, dapat juga memulihkan sakit lambung dan lever serta berguna untuk kecantikan. (Aid blood circulation, improves gradient. Prevents constipation. Treats gastric and liver inflammation).

Rabu, 28 Mei 2008

Menu Sehat untuk Lansia

NUTRISI yang baik salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan agar tetap sehat di usia baya. Menurut Dokter Tuti Kuswardhani Kepala Instalasi Geriatri RS Sanglah, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menu bagi lansia adalah :
  1. Membuat masakan dengan bumbu yang tidak merangsang seperti pedas, atau asam karena dapat mengganggu kesehatan lambung dan alat pencernaan.
    Mengurangi pemakaian garam yakni tidak lebih dari 4 gram perhari untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi.
  2. Mengurangi santan, daging yang berlemak dan minyak agar kolesterol darah tidak tinggi.
    Memperbanyak makanan yang berkalsium tinggi seperti susu dan ikan. Pada lanjut usia khususnya ibu-ibu yang menopause sangat perlu mengonsumsi kalsium untuk mengurangi risiko keropos tulang.
  3. Memperbanyak makanan serat, sayuran mentah agar pencernaan lancar dan tidak sembelit.
  4. Menggurangi mengonsumsi gula dan maknan yang mengandung karbohidrat tinggi agar gula darah normal khususnya bagi penderita kencing manis agar tidak terjadi komplikasi lain.
  5. Menggunakan sedikit minyak untuk menumis dan kurangi makanan yang digoreng.
    Memperbanyak makanan yang diolah dengan dipanggang atau direbus karena maknan mudah dicerna.
  6. Membuat masakan agar lunak dan mudah dikunyah sehingga kesehatan gigi terjaga. -ast

Sabtu, 24 Mei 2008

Wisata ke Pantai Sanur

Setiap wisatawan yang datang ke Bali, pasti berkunjung ke Pantai Sanur. Pantai ini dapat ditempuh 20 menit perjalanan dari Pusat Kota Denpasar. Pantai Sanur bukan saja menarik minat wisatawan lokal maupun asing yang berkunjung, namun masyarakat Kota Denpasar kerap datang untuk mandi maupun sekadar duduk-duduk pada Hari Minggu maupun Hari Libur Nasional. Kesempatan libur hari raya digunakan bercengkerama bersama keluarga. Anak-anak kecil berlarian sambil membuat gundukan pasir. Para bule pun asyik berjemur sambil memotret keindahan pantai.

Pantai Sanur juga sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan penumpang dari Nusa Penida. Biasanya kapal ini digunakan sebagai alat transportasi di sana.

Di sekeliling kawasan pantai Sanur, banyak berderet kios yang menjual barang kerajinan seni asli Bali seperti baju, kain, kalung, gelang, sandal, topi dan pernak-pernik lainnya. Jika tidak sempat mampir ke Pasar Kumbasari Denpasar atau Pasar Seni Sukawati Gianyar, semua barang kerajinan asli Bali dapat dibeli di kawasan pantai Sanur ini.

Dari pantai Sanur kita bisa melihat bangunan hotel Grand Bali Beach Sanur. Hotel tertua di Bali ini terletak di depan pantai Sanur. Tamu yang menginap disana sering berjemur di dekat pantai dan jalan-jalan pada pagi hari mengelilingi areal Pantai Sanur

Lebih seru lagi jika sambil duduk-duduk di pantai kita menikmati jagung bakar dengan aneka rasa pedas manis. Cewek yang lagi pilih-pilih jagung ini namanya Yanik, dia lagi pelesiran ama temannya ke pantai karena bete ditinggal cowoknya ke luar kota.

Bagi umat Hindu di Bali, jika ingin mandi ke pantai, mereka biasanya menghaturkan canang di pinggiran pantai sebelumnya. Hal ini diyakini untuk keselamatan saat mandi. Jika belum mahir berenang Anda bisa menyewa pelampung dengan tarif Rp 5000. Biasanya anak-anak kecil mandi menggunakan pelampung dengan bentuk yang lucu-lucu. Bagi yang suka main kano, juga bisa menyewa dengan tarif Rp 10.000. Mau duduk-duduk aja gak dilarang kok, mau mandi juga seru. Wah senangnya bisa berwisata ke Pantai Sanur. Disamping mandi juga dapat cuci mata. He..he...he...he...hee

Sabtu, 17 Mei 2008

RS Khusus Lansia

29 Mei diperingati sebagai Hari Lansia Nasional. Namun, peringatan Hari Lansia terasa mubasir jika fasilitas untuk menunjang kesejahteraan kaum lansia kurang diperhatikan.
Menurut Kepala Instalasi Geriatri RS Sanglah Dr RA Tuty Kuswardhani Suastika, SpPD, Kger, populasi lansia di dunia meningkat pesat, mulai tahun 1990 sampai 2025 diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 414%.
”Saat ini Indonesia menempati urutan ke-3 setelah China dan India memiliki penduduk lansia terbanyak di dunia. Bali menempati posisi III setelah Yogyakarta, dan Jawa Timur,” ungkap Dokter Tuti. Dengan meningkatnya usia harapan hidup (UHH) manusia, kata Dokter Tuti, tahun 1996-2010 UHH untuk wanita 74 tahun, dan laki-laki 71 tahun, Indonesia akan menjadi negara berstruktur penduduk tua.
Ada kalimat menggelitik yang dilontarkan dokter Tuti. Jika putri Indonesia memiliki 3 B, beauty, brain, behavior, para lansia malah dijuluki orang-orang, memiliki banyak B (botak, bingung, beser, bongol, bawel). Namun, dari semua predikat negatif yang disandang lansia, kata Dokter Tuti, ada satu B yang terbaik yakni bijaksana. ”Sifat bijaksana justru muncul dikala memasuki usia lansia,” kata istri istri Prof. Dr. Dr. I Ketut Suastika, Sp.KEMD ini.
Menurut WHO, yang dimaksud lansia adalah orang pada usia 60 tahun ke atas untuk negara berkembang, dan di negara maju seperti AS, Perancis, Jepang, dan Belanda lansia digolongkan usai 65 tahun ke atas.
Lansia digolongkan menjadi dua yakni lansia potensial dan tidak potensial. ”Lansia potensial adalah orang yang masih mampu melakukan aktifitas dengan baik dan melakukan kegiatan yang dapat menghasilkan baik barang maupun jasa. Lansia yang tidak potensial orang yang tidak berdaya mencari nafkah sehingga hidupnya bergantung kepada bantuan orang lain. seperti lansia penghuni Panti Werdha,” jelasnya.

Foto : taman kecil yang tersedia di Bangsal Geriatri RS Sanglah Denpasar.

Saat memasuki lansia, manusia mengalami beberapa kemunduran dan kelemahan seperti gangguan berjalan, penurunan intelektual/pikun, ngompol, penurunan sistem imun di dalam tubuh, mengalami suatu keadaan yang tidak nyaman karena gigi ompong dan penurunan daya penglihatan. ”Lansia mengalami penurunan kemampuan fisik seperti proses penuaan ditandai dengan tubuh yang melemah, gerakan tubuh lamban dan kurang bertenaga, keseimbangan tubuh berkurang. Contohnya jika melompat para lansia tidak secepat orang yang masih di usia 30 tahun,” ujar dokter yang sudah menimba ilmu di beberapa negara, seperti Belanda, Jepang Australia ini.

Ketua Pergemi ( Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia) Bali ini mengatakan orang lanjut usia kapasitas fisiknya menurun 25% karena penurunan kekuatan otot, kemampuan sensoris dan motoris menurun 60%, terjadi banyak perubahan respek pada sensasi orang tua, dan penurunan ketajaman penglihatan.
”Pasein geriatri sulit membedakan warna. sebaiknya hindari warna putih karena menyilaukan. Kadang pasien waktu di rumah tekanan darahnya stabil sampai di klinik melihat warna putih langsung tiba-tiba tekanan darahnya naik,” ujarnya. Dari beberapa pasien yang ditangani, penyakit yang paling banyak dialami lansia adalah hipertensi. Jadi sebaiknya ia menyarankan hindari warna putih. Untuk pintu kamar mandi, sebaiknya jangan dikunci dari dalam. Kursi pun dibuatkan kursi khusus.



Foto: kamar mandi dan tempat tidur khusus pasien Geriatri

Orang lanjut usia juga mengalami penurunan sistim saraf yakni terjadi penurunan kapasitas procesing karena lambatnya reaksi tubuh dan ketidaktepatan reaksi pada kondisi kritis. Selain itu terjadi penurunan kepekaan panca indra seperti penurunan keseimbangan tubuh, dan sering terjadi terpeleset. Penurunan sensitifitas alat perasa pada kulit, sehingga diupayakan untuk menggunakan peralatan kamar mandi yang relatif aman bagi lansia.
Lansia juga mengalami buta parsial, yakni melemahnya kecepatan focusing pada lansia, dan makin buramnya lensa yang ditandai dengan lensa mata makin berwarna putih, akan mempersulit lansia membedakan warna hijau, biru dan violet.

Ukuran tubuh lansia mengalami penyusutan ukuran tinggi badan kuranglebih 5%. Hal ini kata Dokter Tuti, disebabkan bongkok dan pembengkokan tulang belakang karena proses penuaan, perubahan tulang rawan dan persendian menjadi tulang dewasa, perubahan susunan tulang kerangka pembentuk tubuh karena proses penuaan,dan akibat penyakit lain yang diderita. Tinggi badan lansia diukur dari tinggi lutut bukan dari tinggi badan seperti biasanya. Dari salah satu pasiennya yang berusia 101 tahun, Dokter Tuti mengetahui kalau bongkok itu ternyata menyakitkan.

Menurunnya kemampuan fisik ini kata Dokter Tuti, mengakibatkan lansia rawan kejadian jatuh. Penyebab terbanyak kejadian jatuh pada lansia karena faktor lingkungan eksternal sebanyak 31%, ketidakseimbangan tubuh 17%, pusing atau vertigo 13%, drop attack 9%, confusion atau bingung 5%, hipotensi postural atau saat jongkok kemudian berdiri bisa jatuh juga sekitar 3%, gangguan penglihatan 2%, sinkop 0,3%, dan penyebab lain 20%.

Foto : tembok berwarna peach agar lansia tidak silau.

Ia menyebutkan penyebab jatuhnya lansia karena faktor eksternal seperti lampu ruangan yang kurang terang, lantai licin, basah atau tidak rata, furnitur yg terlalu tinggi/rendah, tangga yang tidak aman, kamar mandi dengan bak mandi atau kloset terlalu rendah atau tinggi dan tidak memiliki alat bantu untuk berpegangan, tali atau kabel yang berserakan di lantai.
”Penerangan sebaiknya menggunakan lampu pijar bukan lampu neon karena efeknya kurang baik. Jika menggunakan lampu tidur sebaiknya sinar dari belakang, sehingga pada saat pasien melek tidak silau dan tidak terkejut,” saran Dokter Tuti.

Penggunaan cahaya alami lebih dianjurkan untuk mengurangi fenomena silau. Rekomendasi yg dianjurkan kata Dokter Tuti, diantaranya tidak ada permukaan yg memantulkan cahaya sehingga menyebabkan silau atau bayangan, tinggi lokasi penempatan jendela ≥ 1,70 m dari permukaan lantai, penyediaan sistem tabir sinar matahari pada jendela yg menghadap ke timur maupun ke barat, menggunakan penerangan yang seragam di dalam kamar dan koridor ruangan.
Ia mengatakan untuk menghindari jatuh sebaiknya lansia diberikan terapi fisik dan penyuluhan berupa latihan cara berjalan, penguatan otot, alat bantu, sepatu atau sandal yg sesuai, dan mengubah lingkungan agar aman seperti pencahayaan yg cukup, pegangan pintu yang tepat dan lantai tidak licin.

Menurutnya ada 10 kebutuhan orang lanjut usia yakni makanan yang cukup dan sehat, pakaian dan kelengkapannya, tempat tinggal atau tempat berteduh, perawatan dan pengawasan kesehatan, bantuan teknis praktis sehari-hari atau bantuan hukum, transportasi umum bagi lansia, kunjungan dan teman bicara serta informasi, rekreasi dan hiburan sehat, rasa aman dan tenteram, bantuan alat-alat panca indera seperti kacamata, dan alat pendengaran.

Ia menyebutkan lansia di Belanda lebih suka ke mall dan lansia di Jepang lebih suka ke taman bunga. Merawat pasien lansia berbeda dengan pasien biasa. Untuk itu, petugas di Bagian Geriatri RS Sanglah yang khusus menangani pasien lansia, selalu dianjurkan mempunyai leher, perut dan kaki yang panjang. "Mendengar keluhan para lansia dibutuhkan kesabaran dan kecekatan. Makanya maskot jerapah di pasang disana,” ujarnya.
Di Bangsal Geriatri RS Sanglah sudah difasilitasi dengan sarana dan prasarana khusus lansia, seperti ruangan warna peach dengan pegangan didekat tembok, gagang pintu yang mudah dibuka, kamar mandi dengan pegangan, tempat tidur yang bisa dinaikturunkan, ruang latihan berjalan, dan taman kecil. Namun hal ini belumlah cukup. Ia sangat berharap dibangun RS Rujukan Khusus Lansia sebagai ungkapan rasa hormat pada lansia. -ast

Kamis, 15 Mei 2008

Menu Thailand di Denpasar

JIKA ingin menikmati masakan khas Thailand yang rasanya asli seperti di negara Gajah putih itu restoran ini dapat dijadikan pilihan. Dengan nuansa yang kental aroma oriental aneka masakan Thailand lengkap tersedia disini mulai dari makanan pembuka, utama dan penutup. Menurut Agung Aryadi pemilik restoran ini, dengan kualitas hotel berbintang, Cupu Manik Thai Restaurant yang beralamat di Jalan Teuku Umar Denpasar ini menawarkan suasana nyaman, makanan yang lezat dan harga terjangkau untuk semua kalangan. Restoran ini cocok untuk pertemuan, maupun acara keluarga.
Jika Anda berkunjung ke Pusat Perbelanjaan Tiara Dewata Denpasar, Anda dapat menikmati masakan Thailand ala Cupu Manik Restaurant di Food Court Lantai 2. Saya tampilkan disini dua hidangan khas Thailand yang sangat digemari masyarakat Indonesia yakni Gai Hor Bai Toey dan Sup Thaliland Tom Yam Goong. –ast

GAI HOR BAI TOEY
Bahan
:
Daging ayam bagian paha, daun pandan, daun bawang
Bumbu daging ayam :
Madu, cuka, gula pasir, garam
Pembuatan :
Daging ayam dibumbui kemudian beri irisan daun bawang lalu dibungkus dengan daun pandan. Kukus hingga matang, kemudian goreng sebentar untuk membuat warnanya menjadi menarik.

TOM YAM GOONG
Bahan
:
Udang, tahu, jamur
Bumbu :
Jehe, laos, sereh, air jeruk nipis, gula, air asam,
Pembuatan :
Buat kaldu dari bahan sea food/tulang ayam, saring. Masukkan semua bumbu, tambahkan udang, tahu dan jamur. Beri irisan daun ketumbar diatasnya. -ast

Minggu, 11 Mei 2008

Museum Kartun Pertama

BAGI pencinta kartun di Indonesia khususnya di Bali, kini dapat menikmati pameran karya-karya kartun di Museum Kartun Indonesia, yang resmi dibuka Kamis, 13 Maret 2008 di Jalan Sunset Road Kuta, Bali. Dengan lahan 1.600 m2, museum kartun pertama di Indonesia ini dilengkapi dengan galeri kartun karya kartunis terkenal seperti GM Sidarta, Janggo Paramartha dan pemula, kontemporer dengan karya tertentu, gambar repro karya unggulan, perpustakaan kartun, cartoon bookstore, dan merchandise. Museum ini diharapkan mampu memberi gambaran dan perkembangan kartun di Indonesia serta menjadi rumah bagi kreator kartun. Acara yang dihadiri para kartunis Indonesia ini diakhiri dengan pementasan wayang kartun oleh dalang Bagong Subardjo asal Jogyakarta. Ini aku pajang fotonya wayang kartun yang waktu dipentaskan membuat gelak penonton. Habis gayanya lucu-lucu banget. Jadi biar penasaran, datang aja ke Museum Kartun. -ast

Tips Menu Sehat Untuk Lansia

NUTRISI yang baik salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan agar tetap sehat di usia baya. Menurut Dokter Tuti Kuswardhani Kepala Instalasi Geriatri RS Sanglah, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menu bagi lansia adalah :

  1. Membuat masakan dengan bumbu yang tidak merangsang seperti pedas, atau asam karena dapat mengganggu kesehatan lambung dan alat pencernaan.
    Mengurangi pemakaian garam yakni tidak lebih dari 4 gram perhari untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi.
  2. Mengurangi santan, daging yang berlemak dan minyak agar kolesterol darah tidak tinggi.
    Memperbanyak makanan yang berkalsium tinggi seperti susu dan ikan. Pada lanjut usia khususnya ibu-ibu yang menopause sangat perlu mengonsumsi kalsium untuk mengurangi risiko keropos tulang.
  3. Memperbanyak makanan serat, sayuran mentah agar pencernaan lancar dan tidak sembelit.
  4. Menggurangi mengonsumsi gula dan maknan yang mengandung karbohidrat tinggi agar gula darah normal khususnya bagi penderita kencing manis agar tidak terjadi komplikasi lain.
  5. Menggunakan sedikit minyak untuk menumis dan kurangi makanan yang digoreng.
    Memperbanyak makanan yang diolah dengan dipanggang atau direbus karena maknan mudah dicerna.
  6. Membuat masakan agar lunak dan mudah dikunyah sehingga kesehatan gigi terjaga. -ast

Jumat, 09 Mei 2008

Tips Menggunakan Kartu Kredit dengan Bijak


KARTU kredit bagai pisau bermata dua. Jika digunakan secara bijaksana dan disiplin, akan banyak gunanya. Tapi bisa mencelakakan kalau digunakan secara kurang hati-hati, tak terkontrol. Menurut Buku 333 Tips Solusi Hemat Anggaran Keluarga karya Undang H. Halim beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  1. Bayarlah cicilan kredit dengan jumlah lebih besar dari pembayaran minimumnya untuk mengurangi beban bunga kredit Anda.
    Idealnya, bayarlah tagihan utang kartu kredit Anda setiap bulan setelah berbelanja. Bila Anda membayarnya masih dalam grace period (periode antara penggunaan kartu kredit dan jatuh tempo tagihan; antara 25 sd 30 hari), maka Anda akan terbebas dari biaya bunga.
  2. Sebaiknya Anda cukup memiliki satu buah kartu kredit saja. Kalau Anda memiliki bisnis, mungkin cukup berguna kalau memiliki lebih dari satu kartu.
    Bawalah kartu kredit hanya jika Anda telah berencana untuk berbelanja atau melakukan transaksi. Hal ini mengurangi resiko belanja tanpa perencanaan atau risiko kehilangan dompet Anda.
  3. Jangan terlambat membayar tagihan. Jika Anda terlambat membayar tagihan, Anda bisa kaget bila mengetahui dendanya.
    Jangan membiasakan punya saldo utang tiap saat dari bulan ke bulan. Saldo utang akan terus terbebani bunga yang sifatnya bunga berbunga. Bila pemakaian Anda tak terlalu besar, lunaskanlah dulu.
  4. Jangan menunda klaim. Periksalah laporan kredit Anda setiap bulan. Bila ada angka yang meragukan, tak dikenal, segera adukan ke perusahaan pengelolanya. Jangan ditunda-tunda.
  5. Jangan sampai kena blokir. Buatlah anggaran pengeluaran yang ketat. Berusahalah sekuat mungkin untuk membayar semua utang Anda dengan benar. Janganlah sampai nama Anda diblokir dan dideretkan dalam black list. Sekali Anda masuk ke dalam daftar hitam, Anda akan sangat sulit mendapatkan kartu kredit atau mendapat pinjaman dari perusahaan lainnya. -ast

Sabtu, 03 Mei 2008

Tips Aman Gunakan Kompor Gas

PENGGUNAAN kompor gas belumlah populer bagi masyarakat kalangan bawah yang terbiasa menggunakan minyak tanah. Alasan mereka umumnya masih ada rasa takut bahaya ledakan/kebakaran yang diakibatkan oleh kompor gas.
Menurut Ir. I Ketut Gede Juli Suarbawa, M. Erg, Dosen K3 Politeknik Negeri Bali, agar aman menggunakan kompor gas LPG beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah :
  1. Periksa tabung, kompor dan regulatornya. Pastikan semua dalam kondisi baik.
  2. Pemeriksaan regulator secara rutin dan teratur 3 bulan sekali. Regulator yang baik atautidak bocor dapat diketahui dari tidak adanya bau gas yang tidak sedap yang keluar dari regulator.
  3. Gunakan regulator yang dilengkapi dengan child safety lock, karena aman dari jangkauan anak-anak. Menggunakan drat ulir, mudah dan aman dalam pemakaian. Regulator akan menutup secara otomatis jika terjadi kebocoran.
  4. Periksa selang secara teratur, bila terasa kaku segera ganti, Jangan sampai selang tertekuk, tertimpa, terjepit benda lain.
  5. Periksa klem sambungan dari selang, jangan sampai kendor. Jika terasa kendor segera kencangkan baut klemnya.
  6. Switch regulator jika tidak terpakai (kompor tidak nyala) sebaiknya dalam kondisi off.
    Gunakan selang dan regulator yang dilengkapai dengan pengukur tekanan (pressure gauge).
  7. Pada saat menggunakan kompor jika ada bau gas segera matikan kompor, dan jangan sampai ada sumber nyala di ruangan tersebut.
  8. Saat tercium bau tak sedap segera buka jendela dan pintu dan semua ventilasi di rumah.
  9. Jangan biarkan ruangan tertutup. Jangan menyalakan kompor lagi sampai bau gas hilang.
    Bersihkan kompor gas sehabis digunakan terutama bagian perapian dan bagian kontruksi saluran gas.
  10. Tempatkan kompor pada ruangan yang berventilasi baik (ada angin yang berhembus masuk dan keluar dengan baik. Hindari letak kompor gas yang langsung berhadapan dengan lubang ventilasi, kondisi ini menyebabkan api kompor menyebar.
  11. Pilihlah kompor gas yang bagian atasnya tahan karat, rata, dan tidak berlubang agar mudah dibersihkan.
  12. Letakkan soda kue dekat kompor gas untuk berjaga bila terjadi kebakaran kecil pada panci atau wajan. Taburkan soda kue dan api akan mati.
  13. Bersihkan dinding bagian sekitar kompor secara teratur agar tidak terjilat percikan api kompor yang dapat menimbulkan kebakaran. -ast