Kamis, 07 Juni 2012

Waspadai Benjolan Membesar dan Tidak Sakit

Tumor jinak sering dikatakan tidak berbahaya karena tidak sampai berkembang menjadi kanker. Namun, penyakit ini tetap tidak bisa dianggap enteng karena dapat berakibat fatal pada kesehatan tubuh. Karena sifatnya yang jinak membuat penderitanya kurang tanggap melakukan pengobatan. Padahal, semakin cepat tumor jinak diobati, akan semakin baik hasilnya. Demikian diungkapkan ahli bedah onkologi RS Sanglah Prof. Dr. dr. Ida Bagus Tjakra Wibawa, Sp. B. Onk (K). 

Ahli kanker Prima medika Hospital ini mengatakan, tumor jinak biasanya dikelilingi oleh permukaan luar yang menghambat pertumbuhannya sehingga tak sampai berkembang menjadi tumor ganas. Namun pada beberapa kasus, tumor jinak justru dapat berkembang menjadi tumor yang ganas, seperti  polip kolon merupakan tanda timbulnya kanker kolon. Sel pada adenoma, menunjukkan tidak normalnya bentuk perkembangan sel. Ketidaknormalan sel tersebut mengakibatkan kasus tumor  meningkat menjadi kanker.

Tumor jinak biasanya diawali oleh hal-hal yang dianggap sepele seperti timbul benjolan. Tanda lainnya adalah sakit pada bagian yang ditekan. Ketika suatu bagian tubuh yang diduga terserang kanker ditekan dan menimbulkan sakit, hal ini perlu juga dicurigai. Namun, ia menegaskan, Anda justru waspada, jika benjolan tersebut tidak merasa sakit dan terus membesar. Beberapa kanker justru ditandai dengan benjolan tanpa rasa sakit.  “Pada kasus tumor jinak, benjolan biasanya mengalami proses yang lama untuk berkembang menjadi besar. Biasanya membutuhkan waktu puluhan tahun. Namun, jika benjolan cepat membesar, apalagi sebesar bola tenis, hendaknya  waspada,” paparnya lebih jauh.

Beda Tumor Jinak dan Ganas
Perbedaan tumor jinak dan ganas adalah, tumor jinak tidak memiliki sel kanker, ketika diangkat jarang tumbuh kembali, tidak menyerang jaringan di sekitarnya. Tumor yang tumbuh di bagian otak yang sensitif kadang – kadang dapat mengancam nyawa. Sedangkan tumor ganas memiliki sel kanker yang dapat memisahkan diri dan berkembang. Walaupun sudah diangkat, tumor ganas sering tumbuh kembali. Tumor ganas menyerang jaringan di sekitarnya baik itu jaringan sehat atau tidak. Sel kanker dapat menyebar ke bagian lain dan berkembang membuat tumor ganas lainnya. Tumor ganas sering mengacam nyawa.
Ia mengatakan, benjolan pada daerah sekitar leher dapat dicurigai sebagai kanker  kelenjar getah bening. Secara fisik gejala kanker kelenjar getah bening dapat timbul benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang. Namun, tidak semua benjolan yang terjadi di sistem limfatik ini merupakan limfoma.  Gejala kanker kelenjar getah bening lainnya meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak atau pangkal paha.
Seringkali penderita tidak menunjukkan gejala khas hanya memiliki semacam benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Karena tidak ada keluhan khas banyak pasien baru berobat saat masuk stadium lanjut sehingga sel kanker sudah menyebar dan sulit diangkat dengan operasi. Hingga kini penyebab kanker kelenjar getah bening belum diketahui secara pasti.

Jika Anda mengalami gejala timbul sebuah benjolan dan tidak menimbulkan rasa sakit di daerah telinga, pipi, rahang, bibir, atau di dalam mulut, cairan mengalir dari telinga, kesulitan menelan atau membuka mulut secara luas, perlu dicurigai sebagai kanker kelenjar ludah.
Ia menegaskan, penanganan operasi di bagian leher atau pipi, merupakan hal yang sulit. Walaupun itu hanya dideteksi sebagai tumor jinak, perlu beberapa  prosedur yang harus dilakukan dokter yang memang ahlinya.

Beberapa pemeriksaan dilakukan untuk memastikan benjolan yang ada apakah tumor jinak atau kanker. Setelah melalui beberapa pemeriksaan dan hasil sudah dipastikan, dokter juga akan mempertimbangkan risiko setelah operasi. Biasanya dokter akan menyampaikan terlebih dahulu, tindakan apa yang dilakukan dan risiko yang terjadi.  “Tidak begitu mudah untuk menentukan operasinya kapan. Sebaiknya, pemeriksaan juga dilakukan dokter ahli sehingga informasi yang didapat lebih jelas dan akurat,” paparnya.

Ia menyarankan, sebaiknya pengobatan dilakukan sedini mungkin. Saat seseorang merasakan gejala, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter dan melakukan beberapa pameriksaan yang tepat. Jangan mudah percaya dengan pengobatan alternatif yang belum tentu hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menyebutkan, tindakan medis yang dilakukan untuk tumor jinak biasanya hanya sampai operasi. Setelah tumor diangkat biasanya tidak akan kembali lagi. Namun, pada kanker, setelah operasi akan dilakukan  tindakan kemoterapi dan radioterapi untuk mengantisipasi sel kanker yang menyebar. –ast


Edisi 676, 31 mei s.d. 4 Juni 2012
http//www.cybertokoh.com

10 komentar:

Anonim mengatakan...

Kalau benjolan disekitar dubur? Kecil namun sakit. Apa itu jg kanker? Jika iya sy harus bw ayah sy kmn?

yuni sri rianti mengatakan...

saya merasa pipi kiri saya lebih besar dari pipi kanan tapi sudah lama msih sama besarnya tidak berkembang tapi saya pegang bentuknya tidak bulat cuma agak besar dari dagingnya apa itu termasuk tumor jinak ? dan kalaupun iya apa obtanya ??

Japra Thea mengatakan...

Dok,saya punya anak usia 17 bulan,ngidap penyakit ashma...!!!sekitar umur 1 tahun kelihatan ada benjolan di rahang bawah telinga sebelah kanan,sebesar jempol,saya coba di raba-raba/di tekan anak saya ga kelihatan terasa sakit,tp kaya telur di tekan lari-lari,bahaya g dok....?

Evy Yulita mengatakan...

dok saya berusia 20thn. dileher saya sebelah kiri bawah ada benjolan membengkak. saya dudah kerumah sakit tes darah,usg dan lain lain sudah sebulan ini tapi blm ada kepastian penyakit saya ini apa malah kemaren pindah rumah sakit lantaran dokter nya tdk bisa memastikan ini penyakit apa.dan nenjolan ini tidak ada rasa sakit dan saya tidak ada rasa rasa gejala flu,demam,berat badan turun tidak ada sama dekali dok. sudah sebulan ini benjolan dileher saya semakin besar

Evy Yulita mengatakan...

dok saya berusia 20thn. dileher saya sebelah kiri bawah ada benjolan membengkak. saya dudah kerumah sakit tes darah,usg dan lain lain sudah sebulan ini tapi blm ada kepastian penyakit saya ini apa malah kemaren pindah rumah sakit lantaran dokter nya tdk bisa memastikan ini penyakit apa.dan nenjolan ini tidak ada rasa sakit dan saya tidak ada rasa rasa gejala flu,demam,berat badan turun tidak ada sama dekali dok. sudah sebulan ini benjolan dileher saya semakin besar

Unknown mengatakan...

Ada benjolan pas di bawah telinga dan tidak terasa sakit apabila di tekan sepertinya lari lari atu berpinda tempat ini penyakit apa namanya..

Anonim mengatakan...

Ada benjplan di bawah kaki kiri saya sebesar jempol terasa agak sakit bila ditekan...kira2 itu apa? Selain rasa sakit tidak ada tanda2 aneh lainnya..

Sujud Hariyadi mengatakan...

dok kalau benjolan di pipi kiri itu benjolan apa ya??? kalau di tekan tidak sakit sama sekali dan tetap berada di posisi yg sama tidak berpindah" saat di tekan

Sujud Hariyadi mengatakan...

dok kalau benjolan di pipi kiri itu benjolan apa ya??? kalau di tekan tidak sakit sama sekali dan tetap berada di posisi yg sama tidak berpindah" saat di tekan

Arta A mengatakan...

Dok saya berusia 22 tahun, sdah -+ 2minggu muncul benjolan kecil pas d bagian pipi kanan, jikalau di tekan agak nyeri sedikit. Itu benjolan apa ya dok? Mohon petunjuknya