Minggu, 20 Juli 2008

Imbauan KPAID Bali

MENYIKAPI maraknya kasus pelecehan seksual terhadap anak, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali mengimbau para orangtua untuk meningkatkan komunikasi dalam keluarga, memperbanyak aktivitas fisik anak-anak seperti olah raga, musik, berkebun dan lainnya. Tanamkan kewaspadaan pada anak-anak jangan mudah menerima hadiah dari orang lain yang tidak bisa diperrcaya. Buat anak Anda senyaman mungkin sehingga betah di rumah. Dampingi anak -anak langsung menonton TV dan bercerita sebelum tidur dengan topik kebaikan dan keburukan. Waspadalah jika anak sampai menginap di rumah temannya, apalagi rumah tersebut hanya kos-kosan. Lakukan pertemuan kekeluargaan dengan tetangga dan warga banjar sekitar untuk meningkatkan suasana manyama braya dan muncul kepedulian terhadap anak-anak sekitarnya. Bagi para penegak hukum, KPAID Bali mengimbau untuk melindungi korban anak dari ekspoitasi media dan memerlakukan korban anak-anak seperti anak sendiri. Jika ada kasus anak usia di bawah 18 tahun , pelaku hendaknya dituntut dengan UU perlindungan Anak. Kepentingan perlindungan anak harus selalu diutamakan. -ast

3 komentar:

tambal BAN mengatakan...

kesehatan memang sangat berharga...hehe ...slam knal

Andri Kusuma Harmaya mengatakan...

Pergaulan anak2 jaman sekarang (terutama kos2an) emang sudah menjurus ke arah pergaulan bebas,apalagi kalo kos2annya gak jadi satu ama yg punya kos..waah,alamat bakalan hamil di luar nikah tuh..hehe..

Mama Shasa Shahira mengatakan...

bener tuh.. sekarang emang harus extra ketat ya ngejaga anak.. soalnya jaman sekarang kriminalitas meningkat..