Jumat, 03 April 2009

Dengan Yoga Temukan jati Diri

YOGA tidak bertentangan dalam ajaran agama Katolik. Dalam agama Katolik juga dikenal meditasi. Pemusatan pikiran untuk mencapai keheningan dan menciptakan keakraban dengan Tuhan, berbicara dan berdoa pada Tuhan. Demikian diungkapkan Romo Kristianus Ratu SVD dari Gereja Katedral Denpasar.
Ia mengatakan biara-biara biasa menerapkan meditasi ini bagi para penghuninya. “Saat hening mereka terjaga untuk memusatkan pikiran dan berdoa,” ujarnya.

Ia menilai meditasi tidak hanya dapat dilakukan bagi para biarawan dan biarawati, namun hendaknya semua umat mau melakukan meditasi tersebut. Dalam katolik lebih dikenal dengan nama adorasi. Gereja Katedral Denpasar menyiapkan ruangan khusus yang dapat digunakan 24 jam oleh umat bermeditasi. Bahkan, kata Romo, hampir setiap jam ada saja umat yang datang. “Bagi umat yang baru belajar mereka biasanya meminta agar ada yang menuntunnya. Ada juga inisiatif sendiri dari umat bermeditasi karena membaca buku bagaimana proses menuju keheningan itu,” paparnya. Menurutnya tokoh besar dan pimpinan gereja Katolik pada zaman dulu yang hidup ratusan tahun lalu sudah mengenal meditasi.


Mereka mencari ketenangan dengan pergi ke gua dan gunung. Dalam keheningan, suasana tenang dan diam mereka dapat membangun hubungan dekat dengan Tuhan. Untuk menciptakan keheningan, kata Romo, memang memerlukan waktu. Ia sendiri terbiasa bermeditasi sekitar pukul 11-12 malam. Banyak sikap yang dapat dilakukan seperti berdiri, berlutut, ataupun duduk. Posisi tergantung dari umat sendiri. “Dalam meditasi, saya merenungkan bagaimana kesalahan yang pernah saya lakukan kepada Tuhan, sesama dan pada diri sendiri. Aspek itu saya refleksikan mulai dari sejak saya kecil hingga dewasa. Saya melihat kembali kehidupan dari hari ke hari apakah saya pernah menyakiti si A, atau si B. Setelah melihat kembali kelemahan itu, saya mengaku dosa dan berdoa,” kata Romo.

Meditasi mengajarkan umat manusia untuk belajar hidup seimbang. “Untuk apa fisik kuat tapi rohani lemah? Dengan meditasi hidup berjalan seimbang. Yoga tidak ada masalah bagi umat Katolik karena mengajarkan mendekatkan diri dengan Tuhan dan menciptakan kesehatan fisik dan rohani.“Dengan yoga kita dapat menemukan jati diri, dan mendekatkan diri dengan Tuhan, sesama dan lingkungan,” ujarnya. –ast

5 komentar:

Vicky Laurentina mengatakan...

Aneh..saban kali saya yoga kok saya malah ketiduran..?

boykesn mengatakan...

benar mbak, karena stress yang amat berat hingga tipes kambuh, akhinya saya coba beberapa hal tentang yoga melalui panduan sebuah buku. Akhirnya cukup membuat sedikit ringan beban yang selama itu saya alami

wirati mengatakan...

@buat vicky Laurentina:
hahhahahha

@boykesn:
weh jadi tertarik neh

attayaya mengatakan...

aku stress mikirin mba yang belom mosting dah lama
lalu aku ber-yoga

Pixell mengatakan...

Numpang baca2 ya mbak, Interesting ..