Kamis, 06 Januari 2011

Infeksi Kandungan Picu Kemandulan Terbanyak

Kemandulan atau infertilitas pada perempuan diprediksi cenderung akan mengalami peningkatan. Infeksi kandungan menduduki posisi tertinggi sekitar 58-65% sebagai penyebab infertilitas pada perempuan. Penyakit hubungan seksual menjadi pemicu infeksi kandungan terbanyak. Penyakit hubungan seksual selain dapat memicu HIV/AIDS, juga dapat menyebabkan kemandulan. Bedanya, penderita HIV/AIDS akan mengalami penurunan kekebalan tubuh yang mengakibatkan kematian karena berbagai penyakit imunologi seperti TBC. Sedangkan, infeksi kandungan jika diobati akan sembuh. Namun, kumat lagi ketika melakukan hubungan seks. Pengulangan-pengulangan ini yang akan mengakibatkan kemandulan. Demikian diungkapkan Dokter ahli kandungan Prof. Dr. dr. Ketut Suwiyoga, Sp.OG (K).

Ia menilai, sampai saat ini makanan belum diperkirakan menjadi penyebab penyakit infeksi kandungan. “Melakukan hubungan seks dengan banyaknya pasangan dapat memunculkan penyakit hubungan seksual gonore dan klamidia yang memicu terjadinya infeksi kandungan. Penyakit ini banyak diderita para PSK,” ujarnya. Namun, kata dia, tidak menutup kemungkinan bagi laki-laki/perempuan yang suka berganti-ganti pasangan juga dapat menderita penyakit ini. Ia menegaskan, tidak bisa dipungkiri infeksi kandungan paling banyak terjadi karena berganti-ganti pasangan. Suami yang suka ”jajan” dapat menularkan infeksi kepada istrinya, yang mengakibatkan penyakit seksual yang memicu kemandulan.

Ia memaparkan, kehamilan terjadi melalui beberapa proses. Seorang perempuan harus menghasilkan sel telur yang berasal dari indung telur atau ovarium. Sel telur harus bergerak menuju rahim melalui saluran tuba. Sel sperma dari laki-laki harus membuahi sel telur. Telur yang sudah dibuahi kemudian harus menempel pada dinding rahim bagian dalam. Jika proses ini mengalami gangguan, maka tidak akan terjadi kehamilan.
Penyumbatan di saluran indung telur mengakibatkan tidak terjadinya kehamilan. Selain karena infeksi kandungan, penyebab lain karena endometriosis.
Ia mengatakan, bagi sebagian wanita, nyeri perut di menjelang dan di awal menstruasi adalah hal biasa. Karena setelah satu atau dua hari, nyerinya akan hilang dengan sendirinya. Namun, sebaiknya para wanita juga mewaspadai kemungkinan nyeri yang diakibatkan endometriosis, penyakit akibat tumbuhnya selaput lendir rahim di luar rahim. Penyebabnya, darah haid yang tumpah dan masuk ke rongga perut, melekat lalu tumbuh menjadi kista. Keluhan terserang nyeri yang sangat hebat dan tidak membaik, meski sudah mengonsumsi obat penghilang nyeri haid. Sebab rasa nyeri ini, ditengarai sebagai gejala adanya endometriosis yang dapat mengakibatkan sulit memiliki keturunan. Tumor kandungan juga menjadi penyebab sulit memiliki keturunan, selain karena kelainan bawaan atau keturunan.

Ia menyebutkan, penyumbatan saluran indung telur dibedakan menjadi dua jenis, total dan parsial. Penyumbatan parsial hanya menutupi sebagian saluran indung telur dan dapat diobati dengan metode peniupan hidrotubasi. Pengobatan ini dengan cara memasukkan cairan obat ke dalam saluran indung telur dengan suatu alat. Hasilnya dapat dilihat dengan rontgen histero salfingo grafi (HSG). Dengan teknik ini dapat berhasil, namun, terkadang berisiko plus minus. Artinya, dapat menyebabkan hamil di luar kandungan.
Pengobatan lain dapat dilakukan operasi terbuka dan laparaskopi. Dokter akan membuat irisan kecil pada kulit perut bagian bawah lalu memasukkan alat laparoskop. Dengan menggunakan laparoskop, dokter dapat melihat kondisi ovarium, saluran tuba dan rahim.

Ia menyatakan, semua pengobatan ini dilakukan sebagai upaya membuat lubang di saluran indung telur. Belum ada obat-obatan yang mampu mengobati gangguan ini. “Penyumbatan saluran indung telur ini bisa saja baru dialami saat ingin hamil anak kedua. Proses ini bisa terjadi karena setelah hamil anak pertama terjadi perubahan di kandungan. Kasus yang paling sering menyebabkan sumbatan karena infeksi kandungan,” ujarnya.
Ketika semua upaya telah dilakukan tidak berhasil, menurutnya, bayi tabung merupakan alternatif pilihan. Bayi tabung adalah bayi hasil konsepsi pertemuan antara sel telur dan sperma yang dilakukan dalam sebuah tabung menyerupai tempat pembuahannya yang asli yaitu rahim ibu. Dibuat sedemikian rupa dengan temperatur dan situasinya persis sama dengan aslinya. Dengan suatu alat khusus dilakukan pengambilan sel telur dari wanita yang baru saja mengalami ovulasi. Kemudian sel telur yang diambil tadi dibuahi sperma yang sudah dipersiapkan dalam tabung yang suasananya dibuat persis seperti dalam rahim ibu.

Setelah pembuahan hasil konsepsi tersebut dipelihara beberapa saat dalam tabung tadi sampai pada suatu saat tertentu dimasukkan ke dalam rahim ibu tersebut. Perkembangan selanjutnya wanita mengalami kehamilan seperti biasa. Namun, sampai saat ini bayi tabung belum banyak diminati karena biaya yang mahal.
Ia menilai, kasus infertilitas akan cenderung meningkat di tahun 2011. Dengan gaya hidup seksual masyarakat yang serba modern, dengan kemudahan transportasi dan banyaknya film seks yang mudah diburu, namun disisi lain tidak ada pendidikan seksual di sekolah-sekolah, yang menimbulkan perilaku seks pranikah di kalangan remaja terus meningkat.
Ketika keinginan memiliki keturunan sangat besar dan upaya-upaya telah dilakukan namun tidak berhasil, bayi tabung satu-satunya jalan. Namun, ia mengakui, bayi tabung belum begitu diminati selain karena belum banyaknya pengetahuan masyarakat tentang proses bayi tabung tersebut, di samping biayanya yang mahal. – ast

Koran Tokoh, Edisi 625, 2-8 Januari 2011






3 komentar:

javaukigoshi mengatakan...

your articles is inspiration for me

j mengatakan...

your articles is inspiration

java mengatakan...

your articles is good inspiration for me