Rabu, 25 Juni 2008

Tangani Luka Bakar dengan Ganti Cairan

Penanganan luka bakar yang utama adalah mengganti cairan yang hilang. Jika tidak ditangani dengan serius luka bakar dapat mengakibatkan kematian. Menurut Kepala IRD RS Sanglah dr. Kuning Atmadjaya, Sp.B. pasien luka bakar kehilangan banyak cairan. Untuk itu, cairan yang hilang harus segera diganti. Keperluan cairan orang dewasa dengan anak-anak berbeda. “Untuk orang dewasa 4 cc x prosentase luka bakar x berat badan penderita. Untuk anak-anak 2 cc x kebutuhan perhari x luas luka bakar,” ujarnya.

Ia menyebutkan luas luka bakar orang dewasa dengan anak-anak berbeda, sehingga cairan yang diperlukan disesuaikan dengan keperluan. Kebutuhan cairan ini harus segera dicukupi dalam waktu 24 jam. Namun, kata Ahli Luka Bakar RS Sanglah ini, cairan tidak dapat diberikan sekaligus. “Sebaiknya cairan diberikan secara bertahap. Setengahnya 8 jam pertama, dilanjutkan setengahnya lagi 16 jam kemudian,” sarannya.

Ia mencontohkan pada pasien luka bakar di daerah hidung. Jika luka bakar sudah masuk ke saluran pernapasan dapat mengakibatkan pembengkakan di saluran pernapasan yang dapat menimbulkan kematian mendadak. Untuk itu, pemberian cairan harus segera dilakukan.
Menurut Dokter Kuning katagori luka bakar ada yang disebabkan api, zat kimia, sengatan listrik dan bahan korosit. Penanganan luka bakar berdasarkan gradasi atau tingkat penyebarannya. Grade I luka menyelimuti bagian permukaan saja, dan biasanya timbul kemerahan. Rasanya sangat perih dan nyeri karena banyak ujung saraf yang terkena. Grade II luka dibawah jaringan lemak, dan timbul gelembung air. Luka bakar grade III biasanya pasien gosong atau hangus.

Ia mengatakan cara sederhana yang dipakai mengukur prosentase keparahan luka bakar dengan menggunakan telapak tangan. Namun, dalam ilmu kedokteran biasanya berpatokan pada luka bakar di daerah muka termasuk 8%, leher 1%, tangan/kaki 18%. Luka bakar dengan prosentase 12-18 % termasuk luka bakar ringan.
“Untuk penanganan luka bakar grade I tidak terlalu sulit. Bersihkan dengan air mengalir bila perlu dicuci menggunakan sabun. Hal ini bertujuan agar luka bersih dan tidak terinfeksi. Disamping itu, panas tidak merusak jaringan bawah kulit serta mencegah kerusakan jaringan yang lebih dalam. Kemudian beri salep silver sulfa diasin. Salep ini selain mendinginkan juga berfungsi sebagai anti septik. Tujuan lain agar tidak terjadi penguapan cairan,” papar Dokter Kuning lebih jauh.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang keliru melakukan tindakan jika menderita luka bakar, mereka mengolesinya dengan oli atau kopi. Hal itu menurutnya, malah mangakibatkan luka menjadi kotor. Lanjut Dokter Kuning, untuk luka bakar tingkat sedang jika mengalami komplikasi dan kekurangan banyak cairan serta lambat dalam penanganannya mengakibatkan ketidakseimbangan sehingga oksida pembuluh darah keluar dan dapat meracuni organ tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan gagal ginjal akut, pembocoran ginjal dan kencing berdarah. Luka bakar tingkat tinggi (parah) 80%-100% rawan komplikasi dan dapat mengakibatkan kematian. -ast

5 komentar:

Andri Kusuma Harmaya mengatakan...

Untuk luka bakar grade 1 yg tidak terlalu luas (misalnya akibat terkena knalpot) luka sebaiknya tidak ditutup,karena menurut pengalaman saya,lukanya sukar menyembuh bila ditutup.Untuk luka bakar yg luas,memang perlu resusitasi cairan dan dirawat di ruang isolasi.

acy mengatakan...

di tempat acy, kalo luka bakar ringan diolesi pasta gigi atau lendir bekicot. cara gitu udah benar gak mbak???
BTW tipsnya membantu, mbak dokter yaw????

Sudarianto mengatakan...

Betul itu adinda, banyak saya jumpai termasuk saya sendiri pernah terluka bakar, saya olesi odol. Ternyata salah ya. Untuk kita kenal, menulis terus adinda informasi yang anda tulis sangat berguna.

meitria cahyani mengatakan...

Mbakyu.. aq pernah dikasih tau kawanku mbak Aulia dari FMIPA UI, untuk tambahan suplemen bagi pasien luka barah.. cari ikan gabus segar yang kecil2 aja.. di tim sampai keluar minyaknya, minyaknya diminumkan.. kalo grade-nya tinggi, anjurannya bisa sampai 2 kg/hari karena nutrisi minyak ikan gabus baik utk memperbaiki selaput mukosa pada kulit. Btw 2 bulan lalu suami kena syndrom alergi obat Stephen Johnson dan lumayan berat.. dibantu terapi ikan gabus Alhamdulillah, kulitnya banyak mengalami kemajuan penyembuhan.. Semoga bermanfaat ;p

QORIANIESME mengatakan...

untungnya saYA GAK KENA LUKA BAKAR :)
TP INFORMASINYA berguna tuh,kalo ada yg kecelakaan.